Oleh: Muhammad Mualimin
(Ketua HMI Komisariat Universitas Al Azhar Indonesia)
Dunia ini, termasuk negara Indonesia berada dalam sunnatullah yang bersifat real dan objektif. Artinya siapapun yang berada di bumi ini harus tunduk pada hukum alam yang berlaku bagi siapapun tanpa pandang bulu.
Lalu apa kaitannya dengan Indonesia? Sudah menjadi kewajaran jika suatu proses yang tidak benar akan menghasilkan produk yang tidak benar pula. Kemenangan Jokowi adalah hasil suatu ‘’produk’’ ketakutan yang dimanage oleh kekuatan – kekuatan pemodal.
Secara alamiah, sifat Prabowo memang cenderung anti – kompromi terhadap tawar – menawar politik, meskipun tidak dapat dipungkiri kekuatan tersebut sangat menentukan jalannya pemilihan umum. Karakter seorang prajurit yang percaya diri dan selalu siap menghadapi resiko paling menyakitkan sekalipun sudah menjadi watak dasar dari seorang Prabowo.
Lewat permainan media, semua orang ditakuti dengan traumatisasi masa lalu Prabowo sebagai aktor pemberangus aktivis HAM. Karena dianggap produk militer, besar dalam masa orde baru dan kebetulan menantu sosok diktator (Soeharto), Prabowo dicitrakan media massa sebagai ‘’hantu’’ politik.


