Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Oktober 2015

Persia (Iran) Pasti Hancur, karena Mereka Dahulu Merobek Surat Dakwah dari Rasulullah SAW

Karena dulu Raja Persia telah sombong dengan merobek surat ajakan masuk islam dari Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam, maka Allah-pun merobek-robek kerajaannya hingga hari ini.
Di kancah internasional pun, Iran sepertinya berat mengambil simpati umat islam dunia melebihi Saudi, dimana Saudi sudah seperti kiblat bagi umat islam karena didalamnya terdapat dua kota suci umat islam Mekah dan Madinah sekaligus dua masjid suci di kedua kota tersebut.
Inilah ulasannya.
***

Iran Tahu Persis Kekuatan Militer Arab Saudi

Posted on October 9, 2015 by tabayyunnews
Arab-Saudi-VS-Syiah-Iran00001

IRAN VS SAUDI

Tahukah Anda Iran tidak akan menang head to head melawan Saudi?
Bagaimana cara Iran melawan Saudi?
  • Iran tahu persis kekuatan militer Saudi saat ini, dimana sejak diangkatnya Raja Abdullah bin Abdulaziz pada 1995, Saudi melakukan modernisasi besar-besaran peralatan militernya. Tercatat Saudi membeli peralatan tempur super canggih dari Amerika Serikat dan negara barat lainnya berikut transfer teknologi sekaligus pelatihan militer terhadap personil-personilnya. Bahkan saat ini pertumbuhan belanja militer Saudi merupakan yang terbesar di dunia mengingat situasi Timur Tengah yang semakin memanas. Arab Saudi sendiri tercatat memiliki belanja militer terbesar ke-empat di dunia setelah Amerika, China dan Rusia.
  • Sementara Iran sejak diembargo Amerika tahun 1980 dan menyusul Uni Eropa pada 2012 praktis tidak bisa berbuat banyak untuk mengembangkan negaranya dibanding jika tidak diembargo. Peralatan tempurnya saat ini banyak mengandalkan persenjataan lama sisa perang Irak-Iran, sebagain hasil produksi sendiri dengan bantuan alih teknologi dari Rusia, China, Kuba dan negara-negara komunis sosialis lainnya sebagai sekutunya.
    Modernisasi alutsistanya sebagian besar dari Rusia dan China, dan baru dikembangkan akhir-akhir ini mengingat rivalnya (Saudi) telah lebih dulu melakukannya.
  • Jika melihat kekuatan blok masing-masing sekutunya-pun, Iran sepertinya ketar-ketir mengimbangi Arab Saudi.
★ Blok Iran; Rusia, China, Kuba, Venezuela, Korea Utara, Checnya dan kemungkinan India akan bergabung ke blok ini

Surat-surat Nabi Muhammad SAW Kepada Para Raja

0
Nabi Muhammad SAW adalah nabi rasul untuk seluruh umat manusia sekaligus penutup para nabi dan rasul. Tidak ada nabi maupun rasul yang di utus lagi setelah beliau wafat. Beliau juga berdakwah dengan mengirim surat kepada para raja dan penguasa dari berbagai bangsa dan daerah untuk masuk Islam. Sesungguhnya dakwah dan peringatan telah di berikan agar manusia kelak di hari kiamat tidak mengatakan “sesungguhnya tidak ada yang memberi peringatan kepada kami.” Berikut di bawah adalah beberapa catatan sejarah tentang surat-surat tersebut:

1. Kepada Najasyi Raja Habasyah


Najasyi adalah Raja Habasyah dan bernama Ashham bin Abjar. Nabi mengutus sahabat Amru bin Umayah Adh-Dhamri kepada Najasyi untuk menyampaikan suratnya yang isinya sebagai berikut:

"Bismillahirrahmannirrahim. Dari Muhammad Rasulullah, salam kepada Najasyi, pembesar Habasyah. Salam kepada siapa yang mengikuti petunjuk. Amma ba'du.
Sesungguhnya aku bertauhid kepada yang tiada Tuhan kecuali Dia, Yang Maharaja yang Maha Suci, Yang Maha Pemberi Keselamatan, Yang Maha Pemberi Keamanan, Yang Maha Pelindung. Dan aku bersaksi bahwa Isa bin Maryam (tiupan) roh dari Allah (yang terjadi) dengan kalimat-Nya (yang disampaikannya) kepada Maryam yang perawan, yang baik dan menjaga diri (suci) lalu mengandung (bayi) Isa dari wahyu dan tiupan-Nya sebagaimana menciptakan Adam dengan tangan-Nya.
Aku mengajak engkau kepada Allah yang Esa, tidak mempersekutukan sesuatu bagi-Nya dan taat patuh kepada-Nya dan mengikuti aku dan meyakini (ajaran) yang datang kepadaku. 
Sesungguhnya aku utusan Allah. Dan aku mengajak engkau dan tentaramu kepada Allah Yang Maha Perkasa dan Agung. Aku telah menyampaikan dan telah aku nasihatkan; maka terimalah nasihatku. Salam bagi yang mengikuti petunjuk ini."

Rabu, 26 Agustus 2015

Pedang Shalahuddin Al-Ayyubi Tertajam di Dunia

BANDUNG (Arrahmah.com) – Barangkali para pengamat ilmu beladiri dan persenjataan mengenal bahwa katana dari Jepang adalah pedang yang paling tajam di dunia. Pedang tipe single-edge dan melengkung itu selain dipakai ninja, juga dibawa oleh kaum samurai untuk merepresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto yang digunakan untuk close-quarter combat dimana katana digunakan untuk open-quarter combat.



Namun ternyata, berdasarkan penelitian berbasis ilmu metalurgi, pedang yang paling tajam bukanlah katana, melainkan Pedang Damaskus (Damascus Sword). Pedang Damaskus pernah digunakan oleh pemimpin Muslimin Salahuddin Al-Ayyubi pada Perang Salib III melawan tentara Kristen yang dipimpin Richard The Lionheart. Tak hanya pedangnya, helm dan baju zirah Salahuddin (lempengan logamnya) juga terbuat dari baja/logam Damaskus.


Pedang Katana Jepang



Pedang Damaskus, Pedang Salahuddin Al-Ayyubi

Minggu, 31 Mei 2015

Perayaan Jatuhnya Konstatinopel Imperium Romawi di Mulai Dengan Baca al-Qur'an

ISTAMBUL (voa-islma.com) - Memori Muslim Turki kembali ke masa lalu, episode yang sangat luar biasa. Di mana pemimpin Turki Sultan Mohammad al-Fatih, seperti yang dinubuatkan oleh Nabi Shallahu alaihi wassalam, saatnya nanti akan datang pemimpin yang paling agung, dan pasukan yang paling kuat, kemudian menaklukan  Konstatinopoel Imperium Romawi, Sabtu, 31/5/2015.

Nubuat Nabi Shallahu alaihi wassalam itu terjadi beberapa abad kemudian. Sekarang, peristiwa kejatuhan Imperium Romawi, dan kemenangan Sultan Mohamad al-Fatih, seperti baru terjadi beberapa saat lalu.  Di mana ratusan ribu Muslim berkumpul di Istanbul, merayakan kemenangan Mohamad al-Fatih atas Imperium Romawi 562 tahun lalu. Wajah-wajah Muslim dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan, berkumpul di kota Istambul (kota Islam) itu. 
Tak terhitung jumlahnya  tokoh-tokoh dan pemimpin besar berkumpul mengikuti upacara yang digelar bersifat massal di pinggiran Istanbul oleh pemerintah Turki, dan  digambarkan sebagai "perayaan yang terbesar sepanjang sejarah Turki modern."
Untuk mengingatkan kembali bagaimana Sultan Mohamad al-Fatih menaklukan Imperium Romawi, maka dalam kesempatan itu, Angkatan Bersenjata Turki dalam upacara membentuk formasi Brigade  562, yang sangat gagah dan kuat, berpakaian seperti pasukan Khilafah Othoman.


Sebuah band militer Ottoman memainkan lagu-lagu penaklukan di masa Sultan Mohamad al-Fatih. Slungguh sangat luar biasa.  Fragmentasi sejarah masa lalu yang gemilang, kini diangkat kembali, sebagai bentuk dan tanda bahwa Turki akan kembali ke masa lalunya, yaitu Islam. 
Upacaya perayaan  yang sangat luar biasa, penaklukan Imperium Romawi, di mulai dengan membaca al-Quran di panggung yang sangat megah, dan para hadirin yang jumlahnya  ratusan ribu (hamapir 1 juta) itu, mereka menunjukkan kebahagiaan yagn luar biasa, sambil  melambaikan bendera meneriakkan slogan-slogan yang mendukung Presiden Recep Tayyip Erdogan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berakar pada nilai-nilai Islam.
Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan, yang menghadiri perayaan yang sangat luar biasa itu, bersama dengan Perdana Menteri Turki, Ahmed Davutoglu, mengulang kembali sejarah kejayaan Turki, dan keberhasilan Sultan Mohamad al-Fatih menaiklukan Imperium Romawi. Momentum sejarah ini, dibangkitkan kembali bersamaan dengan kondisi politik  yang ada di Turki, yang semakin marahnya kalangan sekuler terhadap gerakan Erdogan yang  ingin mengembalikan Turki  ke masa lalunya, Islam.

Erdogan berhasil mengubah Turki secara dramatis, hanya dalam waktu satu dekade, dan Partai AKP menjadi instrumen yang sangat efektif mengubah Turki. Turki dibawah Erdogan terus berubah, dan pemimpin Turki itu, ingin mengubah Turki dengan mengubah konstitusi dan menciptakan sistem presidensial.
"Untuk membuat Turki berdiri tegak di atas kakinya, dan Turki harus melakukan penaklukan," kata Erdogan, menunjukkan bahwa AKP 12 tahun berberkuasa adalah sebagai kemenangan seperti penaklukan Ottoman Sultan Mohamad Al-Fatih atas Istanbul.
"Untuk membalikkan nasib buruk bangsa ini,  selama 12 tahun telah melakukan penaklukan. Untuk berhasil melewati titik balik ini dalam perjalanan ke Turki baru perlu melakukan penaklukan, "katanya kepada ratusan ribu rakyat Turki. "7 Jun (pemilu), Insya Allah, akan terjadi penaklukan," tambahnya.
Sultan Mohamad al-Fatih menaklukkan Konstantinopel pada 29 Mei 1453 pada usia 21, membawa mengakhiri Kekaisaran Bizantium. Inilah sebuah episode yang sangat gemilang. Di mana tokoh yang sangat belia Mohamad al-Fatih dalam usia 21, berhasil menaklukan Imperium yang paling terkenal di dunia Romawi, dan menguasai ibukota Konstatinopel.
Namun, dapatkan kondisi seperti yang terjadi di masa lalu itu, tetap akan dipertahankan? Kelompok-kelompok sekuler  dan kiri di Turki, terus melakukan gerakan menggulingkan Erdogan. Mungkin pemilihan 7 Juni akan menjadi penentu, apakah AKP dan Erdogan akan tetap berkuasa, dan terus mengembalikan Turki ke pangkuan Islam? Wallahu'alam.
- See more at: http://voa-islam.com/read/opini/2015/05/31/37305/perayaan-jatuhnya-konstatinopel-imperium-romawi-di-mulai-dengan-baca-alquran/#sthash.wEX6k7mU.dpuf

Rabu, 29 April 2015

Agama, Kekuasaan dan Masjid Fatih di Istambul

PANJIMAS.COM – Mari sejenak kita terbang ke abad ke-15, saat itu Eropa masih berada di penghujung abad gelap, yang mana sebagian besar masyarakatnya masih mempercayai takhayul dan cerita bohong. Saking percayanya, mereka sanggup membakar seorang wanita atau mengubur hidup-hidup seorang lelaki hanya karena dakwaan mereka “dirasuki setan”


Pada abad ke-15 tepatnya tahun 1470, berdiri sebuah Masjid megah di tengah kota Konstantinopel yang diganti namanya menjadi Islambul (sekarang Istanbul) oleh Muhammad Al-Fatih. Kelak Masjid ini akan dikunjungi pada tahun 1540 oleh Nicolas de Nicolay, geografer istana Raja Francis I, lalu ia berkomentar:

“Masjid yang terindah dan yang paling berlimpah adalah Masjid Fatih, yang memiliki pemasukan tahunan sekitar 60.000 ducats. Sekelilingnya lalu lalang para imam dan ulama, dan sebagai tambahannya, sekitar 200 bangunan berkubah berlapis timbal, juga bangunan yang menyediakan makanan bagi pengunjung dari semua jenis etnis dan agama.