Kamis, 07 April 2022

Siswi SMP/SMA Korban Mut'ah di Iran

Pada Februari 2011, Syi'ah Bahrain atas instruksi pimpinan tertinggi mereka di Iran, menjalankan aksi demonstrasi untuk menggulingkan pemerintahan sah Bahrain. Bermuka dua adalah sikap utama Syi'ah, saudara lihat Syi'ah Iran mendukung semua revolusi, dan demonstrasi, bahkan terkadang ikut mendukungnya, terkecuali revolusi rakyat Suria.


Makar yang tertata rapi, dan bertujuan menjadikan Bahrain Irak kedua, putus di tengah jalan setelah Dir' al-Jazirah (Tentara gabungan Arab Teluk) yang dipromotori Saudi masuk ke Bahrain guna mempertahankan pemerintah dari rongrongan Syi'ah. Apalagi hubungan Saudi-Bahrain bukan sekedar negara tetangga, tetapi lebih erat lagi setelah pangeran Bahrain menikahi putri Sahab binti Abdullah Alu Saud.

Demonstrasi 'damai' menurut klaim Syi'ah ini, ternyata adalah demonstrasi brutal dan binal. Untuk bukti kebrutalan mereka saudara bisa browsing di internet. Tapi kali ini kami akan mengangkat 'demonstrasi binal dan amoral' Syi'ah Bahrain.

Setelah demonstrasi gagal, banyak ditemukan 'skandal mut'ah' di kemah-kemah pusat demonstrasi yang berada di Bundaran Lu'lu'ah. Diantaranya selebaran formulir yang sekaligus menjadi pernyataan siap untuk melayani mut'ah, yang disebarkan kepada wanita-wanita Syi'ah.

 


Berikut terjemahan formulir akad mut'ah tersebut:

BISMIHI TA'ALA

Kami umumkan : Telah didirikan kemah-kemah di Bundaran Lu'lu'ah untuk nikah sesaat (mut'ah), demi mengangkat semangat para pemuda 'mujahid' yang berjuang menjatuhkan pemerintah (Bahrain) yang zhalim, dan mempercepat keluarnya Imam Mahdi ('A). Maka kami harapkan dari akhwat Zainabiyyat mukminat, agar sudi kiranya mempersembahkan kanikmatan yang dianugrahkan Allah pada tubuh mereka.

Diriwayatkan dari Rasulullah (S) : "Jibril mendatangiku dan berkata : 'Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah Berfirman: Sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka yang bermut'ah dengan perempuan yang ia dapatkan.'"

Abu Abdillah (A) berkata : Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala mengharamkan atas syi'ah kita semua minuman yang memabukkan, dan menggantikannya dengan mut'ah."

Kami harapkan mengisi formulir berikut:

Nama : ………………………………………………
Umur : …………… ( Diperioritaskan yang berumur 14-35 tahun).
No.Telp : …………………………… Atau : ………………………
Kemampuan perhari :…………………… (Misalnya 3 pria).

Kahadiran: ……………………… (Diutamakan bisa hadir dari jam 4 Ashar – lewat tengah malam).

Apakah saudari pernah menikah ? ………………….. (Baik nikah selamanya atau sementara).

Harga : …………………………… (Contohnya 2 Dinar)
Tempo : …………………… ( 1 jam -…, boleh juga sekedar 'arad * )
Ciri-ciri : (Contohnya : putih, cantik, tinggi, padat, ceria, pirang,…)
1-…………..
2- …………..
3- …………...
4- ……………
5- ……………

*'Arad adalah masturbasi, atau bersenang-senang dengan tubuh.

Untuk menguatkan bukti skandal ini, saudara dapat melihat video berikut:



Ket. Video :

Video ini merekam sekelompok siswi sebuah sekolah Syi'ah. Mereka bolos dari sekolah demi menghadiri 'demonstrasi damai' di Bundaran Lu'lu'ah. Masih dengan seragam sekolah mereka digiring oleh 'makelar' ke lokasi perkemahan pemuda Syi'ah.


Kemudian mereka disuruh masuk ke kemah-kemah tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya? Hanya Allah Yang Maha Tahu.


Tetapi pada menit 3:00 kita saksikan salah seorang siswi melongok ke dalam kemah, lantas tiba-tiba berbalik sambil menghempas-hempaskan tangan dan menutup muka, seolah-olah tidak percaya dengan apa yang dia saksikan?


Sebagai seorang manusia normal, apalagi seorang muslim, niscaya tidak seorangpun dari kita rela jika keluarga perempuan kita diperbuat seperti ini. Tapi, saudara akan geleng-geleng kepala, saat menyadari bahwa perbuatan terkutuk tersebut adalah tuntutan sebuah agama…, yah, agama Syi'ah Imamiah !

Sumber : Dukung MUI Keluarkan Fatwa Syi'ah Sesat Dan HARAM Di Indonesia

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar